Pengembangan atlet basket di daerah seringkali memerlukan pendekatan yang tidak konvensional, terutama untuk menjaga agar talenta muda tetap berada di daerah asal tanpa harus pindah ke kota-kota besar. Di Banten, PERBASI Serang telah merumuskan strategi cerdas dengan menggandeng kampus lokal. Inisiatif PERBASI Serang gandeng kampus lokal ini bertujuan menciptakan bibit unggul dari kompetisi mahasiswa, memanfaatkan potensi atlet yang tengah menempuh pendidikan tinggi untuk memperkuat tim regional dan nasional.
Keputusan PERBASI Serang gandeng kampus lokal ini didasarkan pada pemikiran bahwa mahasiswa adalah kelompok usia produktif yang berada di puncak performa fisik dan intelektual mereka. Kompetisi mahasiswa, seperti Liga Mahasiswa atau turnamen antar-fakultas, menjadi lumbung bakat yang belum terjamah sepenuhnya. Dengan menjalin kemitraan resmi, PERBASI Serang mendapatkan akses langsung untuk melakukan scouting dan pembinaan terhadap pemain-pemain terbaik yang berada di lingkungan kampus, menjembatani transisi atlet dari level SMA/remaja ke level senior.
Sinergi antara PERBASI Serang dan kampus lokal ini menciptakan program ganda yang unik. Pertama, kampus menyediakan fasilitas latihan berkualitas tinggi dan tim dukungan akademik bagi atlet. Dengan demikian, pemain bibit unggul tidak perlu memilih antara karir basket dan pendidikan; mereka dapat menjalani keduanya secara paralel. Kedua, PERBASI Serang memberikan pelatihan teknis dan taktis lanjutan, coaching clinic untuk pelatih kampus, serta kesempatan kepada mahasiswa terpilih untuk berpartisipasi dalam turnamen regional dan nasional yang lebih bergengsi.
Inisiatif menciptakan bibit unggul dari kompetisi mahasiswa ini memiliki dampak signifikan pada pembangunan basket di Serang. Tingkat persaingan di liga mahasiswa menjadi semakin ketat karena adanya pengawasan langsung dari badan olahraga resmi, yang secara otomatis meningkatkan kualitas permainan. Selain itu, dengan memiliki tim yang terdiri dari mahasiswa, PERBASI Serang mampu mempertahankan atlet berkualitas tinggi di Serang lebih lama, mengurangi masalah brain drain (perpindahan atlet ke luar daerah). Atlet yang telah mendapatkan pendidikan tinggi juga cenderung memiliki kedewasaan mental yang lebih baik, aspek penting untuk bersaing di level profesional.
Pada akhirnya, strategi PERBASI Serang gandeng kampus lokal adalah model pemberdayaan olahraga yang cerdas dan berkelanjutan. Dengan memanfaatkan sumber daya intelektual dan fisik yang ada di kampus lokal, mereka berhasil menciptakan bibit unggul yang tidak hanya hebat di lapangan, tetapi juga kokoh secara akademik dan mental. Kemitraan ini menunjukkan komitmen serius Serang untuk menjadi kekuatan baru dalam basket di pulau Jawa, membuktikan bahwa jalur menuju prestasi nasional tidak harus selalu melalui klub besar, tetapi bisa juga bermula dari bangku kuliah.