Agenda utama dari kegiatan ini adalah untuk Sosialisasikan Aturan Baru yang diadopsi dari pembaruan regulasi FIBA terbaru. Banyaknya perubahan detail dalam aturan pertandingan, mulai dari prosedur substitution hingga kriteria pelanggaran teknis, menuntut pembaruan pengetahuan yang cepat. Perbasi Serang tidak ingin ada tim yang merasa dirugikan hanya karena ketidaktahuan akan aturan terbaru. Melalui klinik pelatihan dan workshop, setiap detail aturan dibedah secara mendalam agar pelaksanaan liga-liga lokal di Serang dapat berjalan lebih lancar, minim protes, dan lebih menghibur bagi masyarakat luas.
Fokus pertama dari program ini adalah meningkatkan Disiplin Wasit. Wasit adalah hakim garis depan yang menentukan keadilan di atas lapangan. Di Serang, para wasit kini diwajibkan mengikuti sertifikasi berkala dan tes fisik yang ketat. Kedisiplinan wasit dalam menjaga kebugaran sangat penting agar mereka tetap memiliki posisi pandang (angle) yang tepat saat mengambil keputusan di tempo permainan yang cepat. Selain itu, disiplin etika wasit juga ditekankan; mereka harus menunjukkan profesionalisme tinggi dan tidak terpengaruh oleh tekanan dari penonton maupun ofisial tim yang bertanding.
Di sisi lain, edukasi ini juga ditujukan kepada Pemain Utama di setiap klub. Sebagai figur sentral yang menjadi panutan bagi pemain junior, para pemain senior atau pemain inti harus menjadi yang terdepan dalam menunjukkan kepatuhan terhadap aturan baru. Perbasi Serang menekankan bahwa kehebatan teknis harus dibarengi dengan pemahaman regulasi yang mumpuni. Pemain yang disiplin aturan akan jarang terkena foul yang merugikan tim dan mampu mengontrol emosinya saat terjadi gesekan fisik di lapangan. Inilah profil pemain profesional yang ingin dibentuk di Serang.
Melalui upaya Sosialisasikan Aturan Baru ini, diharapkan frekuensi penghentian pertandingan akibat protes yang berlebihan dapat ditekan secara signifikan. Perbasi Serang ingin menciptakan budaya di mana keputusan wasit dihormati sebagai bagian dari permainan. Kedisiplinan kolektif ini akan meningkatkan kualitas “tontonan” basket itu sendiri. Ketika wasit memimpin dengan adil dan disiplin, serta pemain bertanding dengan pemahaman aturan yang benar, maka kualitas teknis permainan akan muncul secara alami tanpa terganggu oleh drama non-teknis yang tidak perlu.